Sabtu, 29 Oktober 2016

Sebuah Pertanyaan

oleh :  Adimatul Fadliyah

Siang terang, aku tahu
Malam gelap, ya memang begitu 
Burung beterbangan, panggil saja merpati
Membawa pesan seorang pujangga kepada sang putri
Menari di bawah teduhnya langit 
Bersiul riuh, pertanda senang
Aku tahu indahnya siang
Aku pun tahu romantisnya sang malam
Lalu, mengapa aku masih merasa bodoh?
Bertahun-tahun aku melihat
Setiap detik aku merasa
Tapi aku masih belum tahu
Aku ingin pergi ke bumi bagian sana
Tapi, laut sepertinya tahu
Ah bodoh, awan di atas. Dia mampu melihat semua 
Aku ingin pergi ke langit 
Aku masih merasa bodoh
Aku tetap tak tahu
Berkali-kali ku kirim surat kepada sang merpati 
Merpati tak memberi jawaban
Aku mau tahu, aku mau dirimu
Kau baik aku tahu
Kau rupawan aku tahu
Namun, kau cintai aku?
Aku tak tahu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar